::Attention::
  • This blog download stuff contain only links to other sites on the Internet
  • I do not host or upload any file here
  • The article are written in English & Bahasa Malaysia.

Tuesday, November 26, 2019

How to make unifi mobile postpaid payment with JomPAY via Maybank2u CIMB Click PublicBank Hong Leong Bank, RHB Bank

With JomPAY, you can pay any bill through the Internet or Mobile Banking service of most of the available Banks in Malaysia using funds from your

1. Savings accounts
2. Current accounts
3. Credit Card accounts

If you want to know more how to pay using JomPAY, you can refer to the steps below:

Maybank
Screenshots are taken on the 27-February-2019

mbb jompay1.JPG

1 – Click on Pay & Transfer

mbb jompay2.JPG

2 – Click on Make a one-off payment
3 – Click on Pay From and choose your options
4 – Click and select Jompay
5 – Biller Code is 3608
6 – Click on Press Enter
 mbb jompay3.JPG
7 – Your mobile 9 digit account number
8 – Enter the bill amount to be pay
9 – Skip this if you have no intention to choose a date to make payment. (Date set by default)
10 – Ensure to check on I hereby agree to the Terms and Conditions
11 – Click on Pay

 CIMB
Screenshots are taken on the 19-May-2017

jompaycimb1.png

1 – Click on Pay & Transfer
2 – Click on JomPAY

jompaycimb2.png

3 – Key in biller code 3608.

jompaycimb3.png
 3.1 - If this is your first time to make payment using JomPAY, pop out box will appear. Click Proceed


jompaycimb4.png

4 – Key in your 9 digit mobile account number

jompaycimb5.png
5 - Select which account you would like to pay from (by saving account or credit card).
6 - Enter the bill amount to be pay
7 - Click YES before Make Payment


Public Bank
Screenshots are taken on the 19-May-2017

jompay-pbb-1.png
1 – Click on Payment
2 – Click on JomPAY

jompay-pbb-2.png

3 – Click on To Other Bill

jompay-pbb-3.png

4 – Biller Code is 3608
5 – Key in your mobile 9 digit account number
6 – Key in the amount to pay


Hong Leong Bank
Screenshots are taken on the 19-May-2017

jompay-hlb-1.png

1 – Click on Pay & Transact
2 – Click on Pay Bill

jompay-hlb-2.png

3 – Click on JomPAY

jompay-hlb-3.png

4 – Biller Code is 3608
5 - Key in your 9 digit webe account number
6 - Key in the amount to pay


RHB Bank
Screenshots are taken on the 19-May-2017

jompay-rhb-1.png

1 – Click on Menu
2 – Click on BillPay
3 – Click on JomPAY
4 – Click on Open Payment

jompay-rhb-2.png
5 – Biller Code 3608
6 – Your mobile 9 digit account number
7 – Enter the bill amount to be pay


If you don't see your bank here, don't worry. The steps are more or less the same. Just remember to:

1) Look out for JomPAY in your respective online banking website. If unsure, do check with your respective bank.
2) Biller Code is 3608
3) Ref 1 is most common asked in most of the Online Banking. Key in your mobile 9 digit account number.
4) Enter the bill amount to be pay


Sources

Tuesday, March 13, 2018

Kula nyeritake tentang urip neng ndunyo
(Saya menceritakan tentang hidup di dunia).
Ono menungso sing uripe dinggo sio-sio.
(Ada manusia yang hidup dipakai sia sia).
Ojo dumeh kowe urip ning dunyo uwis ndunyo.
(Jangan sombong kamu hidup di dunia sudah punya segalanya {harta}).
Banjur kowe ra rumangsa karo sing kuasa.
(Terus kamu tidak berterima kasih sama yang kuasa).

Ning ndonyo iki ra mungken ono sing abadi
(Di dunia ini tidak mungkin ada yang abadi)
Urip lan mati iku sampun kagem Gusti
(Hidup dan mati itu sudah punya Tuhan {Tuhan yang ngatur})
Kabeh keputusan di atur karo sing Ilahi
(Semua keputusan di atus sama sang Ilahi)
Mulo kowe urip ning ndunyo kuwi kudu ngerteni
(Mula kamu hidup di dunia iti harus mengerti)

Yo siki kowe kabeh do sadaro dewe
(Ya sekarang kamu semua pada sadari sendiri)
Aku ra sok gembet ning arep mbenahke
(Aku tidak so tau api mau membenarkan)

Mugo kowe ning akhirat ngetoke dalane
(Semoga kamu di akhirat dilihatkan jalannya)
Dalan ingkang lurus dingge tungu siji-siji
(Jalan yang lurus dipakai menunggu satu satu)

Di tumpake Kreto Jowo
(Di naikan keranda)
Tumpake rodo mangungsa
(Dengan roda manusia)
Di tutupi ambyang-ambyang
(Di tutupi anjang-anjang {papan yang miring penutup jenzah di liang lahat})
Di sirami banyune kembang
(Di siram airnya kembang)

Ning Ndunyo urip kwi ra mung sedino
(Di dunia hidup itu tidak hanya sehari)
Di keki wektu di nggo nyembah marang sing kuasa
(Di kasih waktu untuk bersujud kepada Tuhan)
Tumindhakake sholat kanti nggo mlebu suargo
(Melaksanakan sholat buat masuk Surga)
Kuwi kabeh dilakoni mergo kita manungsa
(Itu semua dilaksanakan karena kita manusia)

Ojo nganti lali karo sang ilahi Amarga menika sing nyiptake langit lan bumi
(Jangan lupa sama Tuhan karena yang menciptakan langit dan bumi)
Tur ojo podo mdersua nek ora do nduwe bondo
(Tidak usah pada bingun kalau tidak punya harta)
Menika kabeh diatur karo sing ning ndhuwur kana
(Itu semua diatur sama yang di atas sana)
Alhamdulillah kita kabeh di paringi waras
(Alhamdulillah kita semua di kasih sehat)

Lan dikeki semangat katakan kang ora tatas-tatas
(Dan dikasih semangat katakan yang tidak putus-putus)
Menungsa kabeh sing urip ning ndunyo bakalan podo mati
(Manusia semua yang hidup di dunia akan pada mati)
Dan sampeyan menika urip eling sing Ilahi
(Dan kalian semuaitu hidup ingat dengan Tuhan)


Di tumpake Kreto Jowo
(Di naikan keranda)
Tumpake rodo mangungsa
(Dengan roda manusia)
Di tutupi ambyang-ambyang
(Di tutupi anjang-anjang {papan yang miring penutup jenzah di liang lahat})
Di sirami banyune kembang
(Di siram airnya kembang)

Rasah gawe rekasa urip pisan ning ndunyo
(Tidak usah bikin susah hidup sekali di dunia)
Kabeh menungsa kuwi pasti mampir ning neraka.
(Semua manusia itu pasti mampir di neraka)
Mula ngakeh ibadah ora mung dinggo susah
(Mula memperbanyak ibadah tidah hanya dipakai susah)
Uripe di syukurie le marang sing ngenehi
(Hidup di syukuri ke yang memberi)

Mati urip manungsa ra neng sing ngerti
(Mati hidup manusia tidak ada yang mengerti)
Ojo nganti lali opo sik tau dilakoni
(Jangan sampai lupa apa yang pernah dilakukan)
Kuwi dinggo patokan ben ora di baleni
(Itu dipakai tanda agar tidak di ulangi)
Iso dadi pelajaran nganti tekanmu mati
(Bisa jadi pelajaran sampai kalian mati)

Ono Urip... Ono mati...
(Ada hidup... ada mati...)
Ono dosa ra mung siji
(Ada dosa tidak cuma satu)
Kowe kabeh pada ngerti
(Kalian semua pada ngerti
Mula kowe do ngelingi..
(Maka kalian semua harus saling mngingatkan)
Marang gusti
(Kepada Tuhan)
Sing ngenehi kabeh iki ndonya iki
(Yang kasih semua dunia ini)
Okeh ono lhe do sholat ojo nganti pada lali
(Banyak-banyak lah sholat jangan sampai pada lupa)


Di tumpake Kreto Jowo
(Di naikan keranda)
Tumpake rodo mangungsa
(Dengan roda manusia)
Di tutupi ambyang-ambyang
(Di tutupi anjang-anjang {papan yang miring penutup jenzah di liang lahat})
Di sirami banyune kembang
(Di siram airnya kembang)


Di tumpake Kreto Jowo
(Di naikan keranda)
Tumpake rodo mangungsa
(Dengan roda manusia)
Di tutupi ambyang-ambyang
(Di tutupi anjang-anjang {papan yang miring penutup jenzah di liang lahat})
Di sirami banyune kembang
(Di siram airnya kembang)


Di tumpake Kreto Jowo
(Di naikan keranda)
Tumpake rodo mangungsa
(Dengan roda manusia)
Di tutupi ambyang-ambyang
(Di tutupi anjang-anjang {papan yang miring penutup jenzah di liang lahat})
Di sirami banyune kembang
(Di siram airnya kembang)

Kredit:  lykoimerchjkt.blogspot.com

Thursday, March 8, 2018

mari dengar cerita budak² zaman sekarang
yok!

mari dengar cerita budak² zaman sekarang
ada pakai jubah ada yang separuh telanjang
ada macam² kulit putih tukar hitam
ikut suka hati apa peduli halal haram
masa kecik² cita² jadi doktor
bila besar jadi lupa
jadi player jadi gangster
apakejadahnya ayah dulu jugak berkata
mak garu kepala masa depan huru hara
orang bercinta dia pun gatal nak ikut
bila maruah dah tergadai
baru dada rasa semput
ini kisah anak dara belumnya pemuda
macam² ada
sampai tak tahu cam mana nak mula
sekolah belum habis dah lagak macam dewasa
islam hanya pada nama semua dia nak cuba
boleh main cuba cuba
boleh main raba raba
main sama sama
bila kena sama rasa
tepuk dada tanya selera
tanya iman tanya diri
tanya kaki siapa bagi sampai kita boleh diri
aku cuma cerita apa yang ku nampak
terpulanglah kat korang nak terima ker tak

*Chorus:
Minah-minah tudung zaman sekarang ramai cacat otak, BODOH!
Pakai tudung tapi pakai pakaian ketat-ketat, BODOH!
Ada pula pakai tudung tapi pakai T-shirt pulak, BODOH!
Mana ke tidak masyarakat kita dipandang rendah, BODOH!

Verse 1:
Keluar dengan mak pakai tudung,
Pakai sopan aurat tertutup,
Tapi bila keluar dengan kawan aurat terdedah bagi lelaki tengok percuma,
Aku sendiri tengok pon heran, mana tak heran
Agama kuat tapi baju ketat, buka tudung rambut perang
Perang-perang konon tu nak tunjuk belang,
Tindik sini tindik sana, bukan ditelinga saja,
Lidah pon ada, Muka decent tetapi perangai nonsence
Ikut sesuka hati dia, Tapi tak ikut segi agama…
(Chak chak chak kedongdong)

Tuesday, November 14, 2017

Mendidik anak memerlukan ilmu pengetahuan yang cukup dan seorang ‘role-model’ untuk diteladani. Bagi umat Islam, contoh teladan yang terbaik adalah rasul junjungan yang mulia, Nabi Muhammad S.A.W. Baginda umpama ensiklopedia sebagai penyuluh buat segenap manusia.

Semua anak yang dilahirkan adalah pembawa rahmat dan rezeki buat semua  keluarga. Mereka dilahirkan penuh dengan kelebihan dan keistimewaan. Tiada istilah mereka dilahirkan membawa ‘nasib malang’ atau tidak elok buat kita.

Dilema ibubapa hari ini apabila setiap usaha yang mereka lakukan untuk mendidik anak-anak umpama mencurah air didaun keladi. Tiada apa perubahan positif yang terjadi pada tingkahlaku mereka. Jika tugas sebagai seorang guru di sekolah boleh mendidik beratus-ratus anak murid, tetapi ianya bukan jaminan kita mampu mendidik pada anak sendiri. Tertanya-tanya dimanakah silapnya.

Baik guru, pensyarah mahupun pakar motivasi semuanya adalah manusia biasa. Tiada satu formula yang ideal dalam usaha membentuk anak-anak untuk menjadi orang yang cemerlang. Apa yang terbaik adalah berbalik kepada fitrah dan sunnah yang telah sekian lama diamalkan oleh Rasulullah S.A.W.

4 tahap bagaimana mendidik anak mengikut sunnah Rasulullah s.a.w adalah :

1)   Umur anak-anak 0-6 tahun. Pada masa ini, Rasulullah s.a.w menyuruh kita untuk memanjakan, mengasihi dan menyayangi anak dengan kasih sayang yg tidak berbatas. Berikan mereka kasih sayang tanpa mengira anak sulung mahupun bongsu dengan bersikap adil terhadap setiap anak-anak. Tidak boleh dirotan sekiranya mereka melakukan kesalahan walaupun atas dasar untuk mendidik.


Kesannya, anak-anak akan lebih dekat dengan kita dan merasakan kita sebahagian masa membesar mereka yang boleh dianggap sebagai rakan dan rujukan yang terbaik. Anak-anak merasa aman dalam meniti usia kecil mereka kerana mereka tahu yang anda (ibubapa) selalu ada disisi mereka setiap masa.

2)   Umur anak-anak 7-14 tahun.  Pada tahap ini kita mula menanamkan nilai DISIPLIN dan TANGUNGJAWAB kepada anak-anak. Menurut hadith Abu Daud, “Perintahlah anak-anak kamu supaya mendirikan sembahyang ketika berusia tujuh tahun dan pukullah mereka kerana meninggalkan sembahyang ketika berumur sepuluh tahun dan asingkanlah tempat tidur di antara mereka (lelaki dan perempuan). Pukul itu pula bukanlah untuk menyeksa, cuma sekadar untuk menggerunkan mereka. Janganlah dipukul bahagian muka kerana muka adalah tempat penghormatan seseorang. Allah SWT mencipta sendiri muka Nabi Adam.


Kesannya, anak-anak akan lebih bertanggungjawab pada setiap suruhan terutama dalam mendirikan solat. Inilah masa terbaik bagi kita dalam memprogramkan sahsiah dan akhlak anak-anak mengikut acuan Islam. Terpulang pada ibubapa samada ingin menjadikan mereka seorang muslim, yahudi, nasrani ataupun majusi.

3)   Umur anak-anak 15- 21 tahun. Inilah fasa remaja yang penuh sikap memberontak. Pada tahap ini, ibubapa seeloknya mendekati anak-anak dengan BERKAWAN dengan mereka. Banyakkan berborak dan berbincang dengan mereka tentang perkara yang mereka hadapi. Bagi anak remaja perempuan, berkongsilah dengan mereka tentang kisah kedatangan ‘haid’ mereka dan perasaan mereka ketika itu. Jadilah pendengar yang setia kepada mereka. Sekiranya tidak bersetuju dengan sebarang tindakan mereka, elakkan mengherdik atau memarahi mereka terutama dihadapan adik-beradik yang lain tetapi banyakkan pendekatan secara diplomasi walaupun kita adalah orang tua mereka.

Kesannya, tiada orang ketiga atau ‘asing’ akan hadir dalam hidup mereka sebagai tempat rujukan dan pendengar masalah mereka. Mereka tidak akan terpengaruh untuk keluar rumah untuk mencari keseronokkan memandangkan semua kebahagian dan keseronokkan telah ada di rumah bersama keluarga.

4)   Umur anak 21 tahun dan ke atas. Fasa ini adalah masa ibubapa untuk memberikan sepenuh KEPERCAYAAN kepada anak-anak dengan memberi KEBEBASAN dalam membuat keputusan mereka sendiri. Ibubapa hanya perlu pantau, nasihatkan dengan diiringi doa agar setiap hala tuju yang diambil mereka adalah betul. Bermula pengembaraan kehidupan mereka yang sebenar di luar rumah. 

Insha’Allah dengan segala displin yang diasah sejak tahap ke-2 sebelum ini cukup menjadi benteng diri buat mereka. Ibubapa jangan penat untuk menasihati mereka, kerana mengikut kajian nasihat yang diucap sebanyak 200 kali terhadap anak-anak mampu membentuk tingkahlaku yang baik seperti yang ibubapa inginkan.

Curahkan Kasih Sayang dengan Bermain Bersama-sama Mereka

Tiada manusia dilahirkan tanpa titik permulaan. Sesungguhnya fasa yang terpenting dalam tumbesaran setiap anak-anak adalah pada fasa yang pertama mengikut didikan Rasulullah S.A.W seperti di atas. Tahap ini dianggap paling penting kerana ketika inilah asas @ foundation dalam kerohanian anak-anak yang sihat terbentuk.

Mengikut ujian tingkah laku, anak-anak yang diberi perhatian dan kasih sayang yang cukup akan membesar dengan penuh yakin dan lebih mudah mendengar kata. Sebaliknya bagi anak-anak yang kurang diberi perhatian, mereka mudah memberontak dengan melakukan perkara yang ditegah walaupun berulang kali ditegur. Mereka percaya itulah cara terbaik bagaimana untuk menarik perhatian anda semula.

Masa Kecil Mereka Takkan Berulang Buat Kali Kedua…

Dipetik kata-kata Prof Dr Muhaya dalam siaran langsung di radio IKIM.fm dalam segmen ‘Reset Minda Orang Yang Tenang’ baru-baru ini,
“Carilah aktiviti atau program yang memberi manfaat masa berkualiti bersama anak-anak. Program yang menekan seperti ikatan kekeluargaan ataupun ‘family bonding time’ adalah program terbaik dalam ‘membayar’ semula masa dan tenaga yang kita gunakan untuk mencari rezeki kepada anak-anak”.

Sunday, October 22, 2017


Homestay Parit Raja, Homestay Harmoni adalah sebuah homestay baru di Parit Raja.
Homestay ini merupakan sebuah homestay/ rumah tamu/ rumah persinggahan yang terletak di Taman Universiti, Parit Raja, Batu Pahat.

Homestay ini terletak di lokasi strategik iaitu berhampiran dengan Lunatots, Klinik Putra, Al-Ikhsan, Universiti Tun Hussien Onn (UTHM), Kolej Kemahiran Tinggi MARA, Kolej Jururawat Masyarakat, Pekan Parit Raja, kedai makan seperti Mc Donalds dan Restoran Al-Azhar, pasar mini, masjid, surau, mesin ATM dan bank seperti Maybank, CIMB, Public Bank dan BSN.

Kemudahan / Accomodation

Homestay di No 1, Jalan Universiti 13

* Tiga bilik tidur
    Bilik tidur utama berhawa dingin dilengkapi katil bersaiz King (6’), tiga bantal, almari, meja sisi dan penyidai tuala .
    Bilik tidur kedua dilengkapi dua buah katil bersaiz Queen (5'), dua bantal, almari dan penyidai tuala.
    Bilik tidur ketiga dilengkapi katil bersaiz King (6'), tiga bantal, almari, dan penyidai tuala.

* Ruang tamu 
    LCD TV.
    Set sofa dan meja kopi.

* Ruang makan
    Set meja makan untuk 5 orang.

* Dua bilik air

* Dapur
    Peti sejuk.
    Kabinet dapur. 
    Dapur memasak.
    Jag air elektrik.
    Almari pinggan dan pinggan mangkuk.

* Kemudahan lain
    Seterika.
    Penghawa dingin.
    Tuala, sejadah dan selimut.
    Dua tempat letak kereta berbumbung.
    Hotel amenities seperti sabun mandi, teh dan gula.

Homestay Rate

Hari Biasa: RM150.00 semalam
Waktu Puncak: RM180.00 semalam

**Kadar sewa masih boleh dirunding.

    Waktu Puncak (Peak season): Semasa pendaftaran, konvokesyen dan aktiviti-aktiviti utama di UTHM dan kawasan sekitar.
    Diskaun: Diskaun akan diberikan kepada tetamu yang menginap 3 malam atau lebih.

Daftar Masuk/ Keluar:
* Waktu daftar masuk: 2.00 petang
* Waktu daftar keluar: 12.00 tengahari 

Daftar masuk awal dan daftar keluar lewat hanya dibenarkan sekiranya terdapat kekosongan.

Harga penginapan mungkin berbeza mengikut tarikh tempahan

Check-in / Check-out time
Check-in after 2pm
Check-out before 12pm

Maklumat tambahan

Sesuai bagi keluarga yang mengiginkan penginapan yang selesa dan berpatutan



Untuk maklumat lanjut, sila hubungi:
En Sham (012-736 3269)
Pn Wati (012-740 9224)

Site:
http://homestayparitraja-batupahat.blogspot.my/
homestayparitraja.blogspot.my 

Categories

Quote of the day

Follow Us by Email

Jom Cuba Resepi

Visitor

free counters

Blog Archive

Investment

Bitcoin | Ethereum | Bitcoin Cash | Tether USDT | Litecoin | Ripple

Calendar

Lets Talk

Lowyat.NET

Resources



Your Infos

Followers